wXrOiPC5QILOHI6kkTuyZ5zfySMra9k7fA90RSRm

6 Hal ini bisa membuat Puasamu sia-sia

Source : pixabay.com
Sepatutnya ada yang perlu kita ketahui sebelum bulan puasa ramadhan tiba.  Hal ini jelas sebagai prinsip dasar ketika kita ingin mencapai tujuan dengan sempurna dalam hal ini kita mendapatkan pahala puasa ramadhan yang sebanyak-banyaknya kita harus tahu benar hal-hal yang dapat menghilangkan pahala puasa Ramadhan.

Seperti nasihat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dalam sabdanya  menyambut bulan puasa ramadhan :

“Barangsiapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan rasa harap, maka akan diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu,” (HR. Al Bukhari 2014 dan Muslim 760).

Jika telah masuk bulan Ramadhan, pintu-pintu Al Jannah(Surga) akan dibuka, pintu-pintu Jahannam(Neraka) akan ditutup, dan para syaitan akan dibelenggu. (HR. Al Bukhari 1899 dan Muslim 1079).

Hal-hal yang dapat membatalkan puasa antara lain :

1. Makan dan minum dengan sengaja. Jika dilakukan karena lupa maka tidak batal puasanya.

2. Melakukan hubungan suami istri disiang hari, Jima’ (bersenggama).

3. Memasukkan makanan ke dalam perut. Termasuk dalam hal ini adalah suntikan yang mengenyangkan dan transfusi darah bagi orang yang berpuasa.

4. [untuk pria] Mengeluarkan mani dalam keadaan terjaga karena onani, bersentuhan, ciuman atau sebab lainnya dengan sengaja,  Adapun keluar mani karena mimpi tidak membatalkan puasa karena keluamya tanpa sengaja. buat kalian para anime lover stop dulu genre harem n echinya.

5. [untuk wanita] Keluamya darah haid dan nifas. Manakala seorang wanita mendapati darah haid, atau nifas batallah puasanya, baik pada pagi hari atau sore hari sebelum terbenam matahari.

6. Sengaja muntah seperti memasukan jari kedalam kerongkongan maupun, dengan mengeluarkan makanan atau minuman dari perut melalui mulut. Hal ini didasarkan pada sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam .  Barangsiapa yang muntah tanpa sengaja maka tidak wajib qadha, sedang barangsiapa yang muntah dengan sengaja maka wajib qadha. ” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah dan At-Tirmidzi). 

Dalam lafazh lain disebutkan : “Barangsiapa muntah tanpa disengaja, maka ia tidak (wajib) mengganti puasanya).” DiriwayatRan oleh Al-Harbi dalamGharibul Hadits (5/55/1) dari Abu Hurairah secara maudu’ dan dishahihRan oleh AI-Albani dalam silsilatul Alhadits Ash-Shahihah No. 923.

Catatan :

Tidak batal puasa orang yang melakukan sesuatu yang membatalkan puasa karena tidak tahu, lupa atau dipaksa. Demikian pula jika tenggorokannya kemasukan debu, lalat, atau air tanpa disengaja. Jika wanita nifas telah suci sebelum sempurna empat puluh hari, maka hendaknya ia mandi, shalat dan berpuasa.

Sedangkan hal-hal yang dapat merusak pahala puasa antara lain :

1. Mengucap ucapan kotor
2. Bertindak bodoh
3. mencela
4. memganggu puasa orang lain

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Puasa itu adalah perisai, jika salah seorang dari kalian sedang berpuasa, maka janganlah mengucapkan ucapan kotor, dan jangan pula bertindak bodoh, jika ada seseorang yang mencelanya atau mengganggunya, hendaklah mengucapkan: sesungguhnya aku sedang berpuasa,” (HR. Al Bukhari 1904).
Related Posts
VrCy
Mencoba mengapai langit dari kerja kerasku sendiri
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar