Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tindakan Scam yang Marak Terjadi Tahun 2022

SainsKomputer - Berkembangnya teknologi komunikasi dan informasi yang semakin maju membuat media sosial menjadi hal yang lumrah bagi masyarakat. Sampai saat ini hampir semua orang sudah memiliki akun media sosial dan aktif menggunakannya sehari-hari. Media sosial memang ditakdirkan hadir memberikan untuk memberi keuntungan dan kemudahan untuk kita. Namun tidak hanya itu, media sosial juga menjadi tempat maraknya kasus tindak kejahatan, khususnya penipuan / scaming.

Kemudahan berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain tanpa bertatap muka membuat banyak pelaku kejahatan yang melancarkan aksinya. Maka tidak heran jika selalu ada orang yang menjadi korban penipuan di media sosial. Jika kita sudah mengerti modus-modus tersebut, besar kemungkinan kita tidak akan menjadi korban. Berikut ini beberapa modus penipuan di media sosial. Mari kita simak!

1. Jual Barang Murah di Instagram

 

Berkembangnya media sosial terutama instagram memudahkan kita untuk melakukan sharing baik itu kehidupan sehari hari, hal membahagiakan bahkan sampai promosi barang pun dilakukan di instagram. Khususnya Promosi, banyak pedagang yang memasarkan barang dagangannya, kita juga dapat menemukan segala macam kebutuhan kita di media sosial.

Namun, kesempatan ini nyatanya dimanfaatkan oleh seglintir orang untuk melakukan tindak kejahatan jadi kita harus jeli saat bertransaksi melalui media sosial. Salah satu modus yang paling banyak digunakan adalah menjual barang dengan harga sangat murah di instagram. Barang yang sering dijadikan umpan adalah iphone. ya iphone, siapa sih yang tidak mau iphone murah. 

Banyak alasan yang digunakan para penipu mengapa menjual dengan harga dibawah harga pasar mulai seperti butuh uang, barang hasil tarikan leasing, cuci gudang, promo, dan lain sebagainya. Modusnya para penipu akan memberikan penawaran yang mengiurkan setelah itu menyuruh targetnya untuk mentransfer uang terlebih dahulu, setelah itu mereka akan memblokir semua sosial media dan kontak mereka dari pembeli yang berhasil mereka tipu. Jadi jangan asal tergiur ya gaes ya.

2. Menang Undian Berhadiah

 

Modus penipuan lainnya yang juga marak terjadi adalah informasi menang undian berhadiah. Salah satunya seperti gambar diatas. Pelaku akan melakukan spam pesan ke banyak orang bahwasanya sudah memenangkan undian. Namun untuk mencairkannya, ia harus melakukan sebuah transaksi terlebih dahulu dengan dalih biaya pengiriman, biaya administrasi , dll. Penipu akan merayu dengan rayuan mautnya sampai korban mau melakukan transaksi tertentu seperti transfer atau mengisi saldo tertentu sampai uang korban habis atau korban sadar telah tertipu.

Sebenarnya tidak hanya undian saja kadang juga penipu menggunakan data korban yang sudah tersebar diinternet untuk menipu. kasus di desa daya pernah terjadi ada penipu menghubungi dan menginformasikan bahwa anaknya kecelakan jadi korban harus mengirim uang perawatan. Setelah beberapa waktu ternyata anaknya telpon dan mengabarkan baik baik saja tidak mengalami kecelakan.

3. Pura-Pura Bodoh

Modus penipuan ini sedang naik daunnya saat ini. para pelaku kejahatan akan sering bertanya dibeberapa forum sambil membagikan informasi akses akun terutama email dan mengaku tidak bisa login atau apa pun itu. Setelah itu para pelaku akan mengawasi tindakan yang dilakukan oleh para korban sampai suatu titik dimana korban mengakses uangnya baik dompet digital ataupun riwayat pembelian cc. 

Kasus ini tidak akan disadari oleh korban sampai korban mengetahui uangnya telah hilang. Jadi Kamu harus hati-hati saat membatu orang terutama membantu masalah akun gmail.

4. Pinjaman Online

Saat ini sudah marak pinjaman berbasis online. Namun tidak semua orang yang menawarkan pinjaman online dapat dipercaya. Banyak pelaku penipuan yang mengaku sebagai koperasi atau lembaga yang menyediakan pinjaman online.

Pelaku akan memberi tahu korbannya bahwa pinjaman sudah disetujui. Namun untuk mencairkannya, dibutuhkan sejumlah biaya dengan berbagai alasan.

Setelah korbannya mentransfer sejumlah uang, pelaku akan memberi alasan lain yang meminta korban untuk kembali mentransfer uang. Begitu seterusnya namun pinjaman yang dijanjikan tidak akan cair.

Akhir kata

Sekian artikel saya kali ini terkait Tindakan Scam yang Marak Terjadi Tahun 2022 semoga bisa bermanfaat bagi kalian semua. Jika masih bingung jangan ragu untuk bertanya di kolom komentar dan jangan lupa bagikan artikel ini ke teman teman kalian agar bisa mendapatkan manfaatnya juga. Sekian dan Terima Kasih! BYe...

Agus Dwi
Agus Dwi Selalu ada cara lain untuk menjadi lebih baik dari hari ini.

Posting Komentar untuk "Tindakan Scam yang Marak Terjadi Tahun 2022"