Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mitos atau Fakta Vitamin C dapat Menyebabkan Sariawan

Sumber : liputan6.com

SainsKomputer.com - Saat mengalami sariawan, kamu mungkin akan dinasehati untuk memperbanyak asupan vitamin C. Karena katanya, sering sariawan menandakan bahwa kamu kurang asupan vitamin C. Namun, benarkah demikian? Yuk, cari tahu faktanya di bawah ini dalam sesi artikel Mitos atau Fakta Vitamin C dapat Menyebabkan Sariawan.

Apa Itu Sariawan?

Dikutip dari laman clevelandclinic Sariawan (Bisul mulut) adalah luka kecil yang terbentuk di gusi, bibir, pipi bagian dalam atau langit-langit mulut (atap mulut). Mereka dapat dipicu oleh beberapa faktor yang berbeda, termasuk cedera ringan, perubahan hormonal dan stres emosional. Sariawan bukanlah penyakit yang menular dan mereka hilang dengan sendirinya.

Apa Itu Vitamin C?

Dikutip dari laman National Institutes of health Vitamin C yang juga dikenal sebagai asam L-askorbat, adalah vitamin yang dapat larut dalam air yang secara alami ada dalam beberapa makanan, ditambahkan ke makanan lain, dan tersedia sebagai suplemen makanan. Vitamin C diperlukan untuk biosintesis kolagen, L-karnitin, dan neurotransmiter tertentu; vitamin C juga terlibat dalam metabolisme protein. Tidak seperti kebanyakan hewan, manusia tidak dapat mensintesis vitamin C secara endogen, sehingga merupakan komponen makanan yang penting.

Vitamin C dapat Menyebabkan Sariawan?

kekurangan vitamin atau defisiensi vitamin dapat menyebabkan sariawan. Namun, vitamin yang bertanggung jawab atas munculnya lesi dalam mulut tersebut bukanlah vitamin C, melainkan vitamin B12. Sariawan yang disebabkan oleh defisiensi vitamin B12 biasanya dialami oleh anak-anak.

Hal ini karena anak-anak membutuhkan asupan vitamin yang lebih banyak daripada orang dewasa, karena mereka masih dalam masa pertumbuhan. Namun, kebanyakan anak biasanya benci mengonsumsi makanan bervitamin, seperti buah-buahan dan sayuran. Itulah mengapa anak-anak lebih rentan mengalami sariawan akibat kekurangan vitamin B12.

Bila hal ini terjadi, kamu dapat menerapkan kandungan kapsul vitamin B12 langsung ke daerah munculnya sariawan untuk mengatasi masalah mulut tersebut. Selain kekurangan vitamin B12, kekurangan zat besi, asam folat, dan seng juga dapat menyebabkan sariawan.

Dalam Kondisi lain jika kamu mengkonsumsi vitamin C terlalu banyak (dosisnya melebih dosis yang dianjurkan), gangguan pada kesehatan mulut dapat terjadi karena vitamin C bersifat asam. Nah, salah satunya dapat menyebabkan sariawan. Banyak orang tidak tahu bahwa manusia hanya membutuhkan 40 miligram vitamin C per hari dan 30 miligram untuk anak usia 1–10 tahun. 

Vitamin C sebenarnya adalah asam askorbat dan mulut tidak merespons terlalu banyak asam. Jadi, bila kamu mengonsumsi vitamin C melebihi asupan harian yang disarankan, yang sangat mungkin terjadi karena sebagian besar suplemen vitamin C adalah sekitar 500–1000 miligram, maka hal ini bisa menjadi penyebab kamu mengalami sariawan.

Namun, anjuran untuk mengonsumsi vitamin C saat sariawan tidak sepenuhnya salah dan justru baik untuk kamu ikuti. Hal ini karena sariawan dapat disebabkan oleh menurunnya sistem kekebalan tubuh. Vitamin C sudah dikenal sebagai nutrisi yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh kamu. Itulah mengapa mengonsumsi vitamin C dapat membantu proses penyembuhan sariawan. Namun, kekurangan vitamin C tidak menyebabkan sariawan secara langsung.

Akhir Kata

Demikianlah Artikel tentang Mitos atau Fakta Vitamin C dapat Menyebabkan Sariawan. konsumsi vitamin c sejatinya sangat bermanfaat bagi tubuh tapi lain halnya jika dikonsumsi secara berlebihan, jadi bagaimana menurut kamu kalau vitamin c justru dapat menyebabkan sariawan?. berikan pendapat anda di kolom komentar ya.

Agus Dwi
Agus Dwi "Semua orang akan mati kecuali karyanya, maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat kelak". - Ali bin Abi Thalib

Posting Komentar untuk "Mitos atau Fakta Vitamin C dapat Menyebabkan Sariawan"